Senin, 01 Agustus 2016

LINGKARAN DAN UNSUR-UNSURNYA

ketika kita melihat jam dinding, ban mobil, uang logam dan sejenisnya itu merupakan beberapa contoh benda-benda yang memiliki bentuk dasar lingkaran. Secara geometris, benda-benda tersebut dapat digambarkan seperti pada Gambar berikut dengan saksama.

Lingkaran dan Unsur-Unsurnya
Misalkan A, B, C merupakan tiga titik sebarang pada lingkaran yang berpusat di O. Dapat dilihat bahwa ketiga titik tersebut memiliki jarak yang sama terhadap titik O. Dengan demikian, lingkaran adalah kumpulan titik-titik yang membentuk lengkungan tertutup, di mana titik-titik pada lengkungan tersebut berjarak sama terhadap suatu titik tertentu.
Titik tertentu itu disebut sebagai titik pusat lingkaran.
Pada Gambar di atas , jarak OA, OB, dan OC disebut jari-jari lingkaran .

Berikut beberapa unsur lingkaran

Ada beberapa bagian lingkaran yang termasuk dalam unsur-unsur sebuah lingkaran di antaranya titik pusat, jari-jari, diameter, busur, tali busur, tembereng, juring, dan apotema.
Mari kita perhatikan uraian berikut:
Lingkaran yang berpusat di titik Oa. Titik Pusat
Titik pusat lingkaran adalah titik yang terletak di tengah-tengah lingkaran.
Titik O merupakan titik pusat lingkaran, dan biasa di beri mana lingkaran O.

b. Jari-Jari (r)
Jari-jari lingkaran adalah garis dari titik pusat lingkaran ke lengkungan lingkaran.
Jari-jari lingkaran ditunjukkan oleh garis OA, OB, dan OC.

c. Diameter (d)
Diameter adalah garis lurus yang menghubungkan dua titik pada lengkungan lingkaran dan melalui titik pusat. Garis AB pada lingkaran O merupakan diameter lingkaran tersebut. 
jika kita lihat garis AB= AO+ OB, dengan kata lain nilai diameter merupakan dua kali nilai jari-jarinya (d= 2r).

d. Busur
Busur lingkaran merupakan garis lengkung yang terletak pada lengkungan lingkaran dan menghubungkan dua titik sebarang di lengkungan tersebut.
Garis lengkung AC, garis lengkung CB, dan garis lengkung AB merupakan busur lingkaran O.

e. Tali Busur
Tali busur lingkaran adalah garis lurus dalam lingkaran yang menghubungkan dua titik pada lengkungan lingkaran.
Berbeda dengan diameter, tali busur tidak melalui titik pusat lingkaran O.
Tali busur lingkaran tersebut ditunjukkan oleh garis lurus AC yang tidak melalui titik pusat.

f. Tembereng
Tembereng adalah luas daerah dalam lingkaran yang dibatasi oleh busur dan tali busur.
Tembereng ditunjukkan oleh daerah yang diarsir dan dibatasi oleh busur AC dan tali busur AC.

g. Juring
Juring lingkaran adalah luas daerah dalam lingkaran yang dibatasi oleh dua buah jari-jari lingkaran dan sebuah busur yang diapit oleh kedua jari-jari lingkaran tersebut.
Juring lingkaran ditunjukkan oleh daerah yang diarsir yang dibatasi oleh jari-jari OC dan OB serta busur BC, dinamakan juring BOC.

h. Apotema
Apotema merupakan garis yang menghubungkan titik pusat lingkaran dengan tali busur lingkaran tersebut. Garis yang dibentuk bersifat tegak lurus dengan tali busur.
Garis OE merupakan garis apotema pada lingkaran O.


Mari kita perhatikan Contoh Soal berikut ini...
1. Pada gambar lingkaran di bawah ini,
Lingkaran

tentukanlah:
a. titik pusat, 
b. jari-jari,
c. diameter,
d. busur,
e. tali busur,
f. tembereng,
g. juring,
h. apotema.
Jawab :
a. Titik pusat = titik O
b. Jari-jari = garis PU, PQ, dan PR
c. Diameter = garis RU
d. Busur = garis lengkung QR, RS, ST, TU, dan UQ
e. Tali busur = garis ST
f. Tembereng = daerah yang dibatasi oleh busur STdan tali busur ST
g. Juring = QPU, QPR, dan RPU
h. Apotema = garis PV

0 komentar:

Posting Komentar

Rumus Matematika SMA

Turunan Fungsi

Pelajaran matematika kali ini akan membahas tentang " Turunan " atau yang dikenal dengan nama lain " Differensiasi ". ...